25.3 C
Garut
Kamis, September 23, 2021
spot_img
BIJ MOBILE KORAN BARU
glau-ads
SMPN 1 Garut - 01022021
previous arrow
next arrow

Anggota Komisi 1 DPRD Garut, H Alit Suherman: ‘Diskominfo Harus Punya Inovasi untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Media’

GARUTBICARA— Anggota Komisi 1 DPRD kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Alit Suherman menyerukan, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kabupaten Garut harus punya inovasi untuk kemajuan dan kesejahteraan media. Hal tersebut dikatakannya saat rapat audiensi antara Diskominfo dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Garut beserta Komisi 1 DPRD Garut, bertempat di ruang rapat Komisi 1 DPRD kabupaten Garut, Kamis (01/0/2021)

Menurut H. Alit Suherman bahwa tahun kemarin 2020 dirinya sempat mengadakan rapat kerja dengan Diskominfo, pada dasarnya saat itu komisi 1 meminta data organisasi lembaga media yang ada di kabupaten Garut dan anggota media itu masing-masing. Namun sangat di sesalkan sampai saat ini tahun 2021 permintaan data media tersebut belum sampai ke Komisi 1, ujarnya

Selain itu Komisi 1 DPRD Garut pernah melakukan Studi Banding ke Cianjur dan Purwakarta, dirinya merasa kaget karena Diskominfo Cianjur dan Purwakarta begitu banyak kegiatan dan anggaran yang besar, yang di akomodasi untuk media-media pers, baik media cetak, elektronik dan online.

Maka dari itu pernah kami Komisi 1 menyarankan Diskominfo belajar ke diskominfo Purwakarta dan Cianjur, kenapa di Purwakarta dan di Cianjur bisa seperti itu, paling tidak kita masih punya ranah di Jawa barat.

“Dari tahun 2020 sempat Komisi 1 dengan Diskominfo membahas Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), dan dirinya pun mempelajari yang ada di KUA PPAS, sangat mengerikan untuk melakukan kegiatan media informasi se kabupaten Garut, karena untuk wilayah Cianjur dan Purwakarta anggaranya itu milliaran,” ungkap H.Alit.

Setidaknya menurut H. Alit Suherman Diskominfo bisa mempasilitasi insan media untuk melakukan kegiatan peliputan baik dari utara atau pun selatan jangan sampai hanya kabidnya saja yang melakukan kegiatan tersebut, tapi seharusnya rekan rekan medialah yang harus melaksanakan peliputan tersebut, unjarnya.

Alit menyarankan, agar pihak Diskominfo bisa melakukan kajian-kajian, kemudian hasilnya nanti bisa di exspose oleh pihak media. Jangan sampai beralasan ini antaranya dari RAPBN sekian, kalau tampa inovasi pihak Diskominfo sampai kapan bisa maju dan mempasilitasi pihak-pihak media.

Yang sangat mengerikan disaat sidang paripurna Hari Jadi Garut (HJG) yang tempatnya di gedung DPRD, Diskominfo ikut numpang keren dengan membagikan majalah dan kalender tahun 2021, pungkasnya. (***/Jb)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,441FansSuka
2,955PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru

spot_img



spot_img
Translate »